Budilasono.com...Salam Inspiratif, kepada bapak ibu guru dan kependidikan mari kita cerdaskan anak bangsa yang berakhlak mulia. Anak bangsa yang berpendidikan akan membawa perubahan dalam keluarganya dan diri sendiri dalam menyongsong masa depan. Seperti di Desa Wukirsari Kecamatan Tambakromo Kabupaten Pati sekarang merupakan desa kecil di pengunungan kapur atau pengunungan khendeng yang diributkan dengan masalah pro dan kontra akan adanya pendirian pabrik semen.
Desa wukirsari semakin cantik wajahnya terutama hal pendidikan. Dulu semasa saya sekolah tahun 1990 an, rata-ratanya anak-anak hanya lulusan SD sudah selesai. Hal ini disebabkan karena orang tua belum sadar penting pendidikan, akses jalan sulit belum beraspal dan listrik tidak ada. Akses transportasi juga sulit, karena itulah kami selalu dapat sangsi dari SMP karena telat masuk sekolah jam pagi. Pada saat kami melanjutkan ke SMP di kecamatan selalu ketinggalan masuk kelas karena angkutan umunya hanya satu. Jumlah yang melanjutkan ke SMP hanya 5 % dari jumlah keseluruhan lulusan SD. Kemudian yang melanjutkan ke SMA hanya 1,5 % dan kuliah hanya 0,5%. Rata-rata lulusan SD lebih baik bertani membantu berladang orang tua, merantau di sumatera untuk cari uang untuk pria dan untuk putri menikah.
Pada tahun 2000 an, orang tua mulai sadar dengan petingnya pendidikan. Ini dibuktikan dengan putra putrinya yang sudah mengalami peningkatan dengan melanjutkan SMP sebanyak 60%. Hal ini karena ditunjang adanya SMPN baru di Desa Maitan yang hanya berjarak 3 Km.
Sekarang orang tua sudah sadar pentingnya pendidikan yang tinggi, ini bisa dilihat dari semua lulusan SD yang melanjutkan ke SMP. Melanjutkan ke SMA 70% dari jumlah lulusan SMP , kemudian melanjutkan kuliah ke DIII atau SI sebanyak 30% dari lulusan SMA. Karena rata-rata lulusan SMA/SMK, mereka lebih baik mencari kerja atau menikah bagi wanita.
Sekarang orang tua sudah sadar pentingnya pendidikan yang tinggi, ini bisa dilihat dari semua lulusan SD yang melanjutkan ke SMP. Melanjutkan ke SMA 70% dari jumlah lulusan SMP , kemudian melanjutkan kuliah ke DIII atau SI sebanyak 30% dari lulusan SMA. Karena rata-rata lulusan SMA/SMK, mereka lebih baik mencari kerja atau menikah bagi wanita.
Pandangan orang tua bagi pendidikan mengatakan sangat bagus untuk menatap masa depan, minimal ya lulusan SMA/SMK. Dan untuk melanjutkan kejenjang yang lebih tinggi mereka kebanyakan belum mampu. Cukup dengan bekal ijazah SMA banyak yang berhasil dibanding lulusan kuliah. Banyak lulusan SMA yang merantau dan kembali ke desa mengembangankan usaha dan sukses. Hanya 0,05% lulusan kuliah yang sukses diperantauan atau di kampung halaman sendiri.
Salah satu bukti adalah bapak kepala Desa Wukirsari. Hanya berbekal ijazah SMA mampu sebagai pengusaha sukses di Desa. Namanya bapak Samino dengan UD.Putra Jati bergarak dibidang perkayuan jati glondong TPK,mebeller, jasa tiket pesawat, treveling dan kontraktor. UD putra jati membantu sebagian masyarakat untuk mendapatkan lapangan kerja. Bila bapak ibu berminat dengan produk mebeller UD.Putra Jati silahkah hubungi : 085290235412/085247897301 atau datang langsung di Desa Wukirsari Kecamatan Tambakromo Kabupaten Pati.
Inilah hasil produk pengolahan UD. Putra Jati dalam hal mebeller yakni sebagai berikut :







Post A Comment:
0 comments: